Banyak Anak Belum Tentu Banyak Rezeki
14 Mar 2011 1 Komentar
Pribahasa, banyak anak banyak rejeki, kurang relevan di zaman hidup serba mahal. Terlebih diterapkan bagi keluarga miskin tanpa ditopang penghasilan besar dari pekerjaan yang mumpuni.
Seperti dialami keluarga miskin asal Kp Ciranji RT 09 RW 03, Desa Cimayasari, Kec Cipendeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pasutri, Anan, 40 dan Arum, memiliki sembilan orang anak, yang dihidupi mengandalkan buruh menyadap karet di lahan perkebunan PTPN VIII yang perharinya diberi upah Rp23 ribu. Lagi
Kata Om-Tante